![[llp.jpg]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi4RbrOn_LXFaNaX9-cfAtf7wX8rBGrF_dfCEoxR-5pz3YsjFya6A4sgPVEalEihWECnCab036jrus1segDrUQUEIResg8psU8HcoI01FAPIkRmMJyVz_m6F_UZPif2Yo4hXVyBvnAgXKQ/s1600/llp.jpg)
Gabungan dari hardware dan softwarenya memungkinkan kita untuk melakukan banyak hal menarik. Kebanyakan tidak tergantung sistem operasi karena ada di chipset. Kita bisa mengatur timer untuk menonaktifkan login jika komputer tidak terhubung ke server pusat dalam waktu tertentu.
Fitur lainnya seperti ini, kita bisa mengatur/mengeset mesin untuk bereaksi terhadap kegagalan password karena sinyal dari remote server, atau sejumlah pemicu lain. Tentu semuanya dari chipset, jadi kita tidak bisa menembus password itu dengan trik-trik biasa. Kita boleh saja membuatnya tidak bisa menembus layar BIOS, jika punya FDE (full-disk encryption), makan kita dapat menghapus kuncinya sehingga labtop sama sekali tidak bisa diakses oleh orang yang lain.
Namun jika belum mempunyai FDE, Computrace dapat membantu menghapuskan file, folder, kunci tertentu atau seluruh isi disk. Ini semua bergantung pada sistem operasi, jadi komputernya harus dinyalakan dulu. Begitu kita melaporkan kehilangan komputer, komputer tersebut dapat dinonaktifkan atau dilacak.
By: Daniel S
Read more...
