CAUTION

Blog Project deadline is 15 February 2010 at 00.00<> (WIB Times). Jangan lupa setiap anggota kelompok diwajibkan untuk memasukkan paling sedikit 5 (lima) postingan mengenai IT Category dengan ketentuan seperti yang sudah dijelaskan pada saat praktikum Komputer yang lalu.

Blog ini Wajib memiliki fasilitas-fasilitas:

  1. Cita Hati Logo
  2. Search Blog
  3. Blog Category (Blog Labels or Label Cloud or Blogumus)
  4. About this Blog (Nama anggota2 kelompok + foto)
  5. ShoutBox
  6. Blogroll (isikan alamat blog/url kelompok2 yang lain)
  7. Latest Post
  8. Latest Comments
  9. Polling (sesuaikan dengan tema field trip)
  10. Blog/Web Counter (Ex : Histat)

Bonus Point :

Jika ada pertanyaan silakan contact saya di : mmeinardi@yahoo.com atau di twitter

 

With God's Love

Enter The Blog
-->

Senin, 15 Februari 2010

Musibah Batavia Air ganggu jadwal penerbangan

Surabaya- Sabtu(13/2) pesawat Batavia Air Boeing 737-200 batal terbang karena ban kiri belakang pesawat pecah. Sebanyak 121 penumpang pesawat dievakuasi ke ruang tunggu. Seluruh penumpang selamat dan tidak ada satu pun yang terluka. Evakuasi yang dilakukan bisa dikatakan relatif lama karena posisi pesawat yang membujur di ujung landasan pacu.
Akibatnya sekitar 20 jadwal penerbangan terpaksa ditunda. Selain itu, 22 jadwal pendaratan di bandara Juanda harus dialihkan ke sejumlah bandara terdekat. Juga, 9 pesawat yang saat itu berada di runway 10 dipindahkan.
Pesawat Batavia Air yang seharusnya di jadwalkan terbang pukul 09.40 dengan tujuan ke Makassar dan dilanjutkan Gorontalo terpaksa dibatalkan. Akibat insiden tersebut bandara Juanda sempat lumpuh selama sekitar 5 jam. Dua unit mobil PMK dan keamanan disiagakan di sekitar pesawat sambil menunggu peralatan evakuasi. Humas Angkasa Pura Fritson Mansyur belum dapat memastikan penyebab ban pesawat pecah karena harus menunggu penelitian dari Tim Komite Nasional Keselamatan Transportasi(KNKT). Sekitar pukul 14.20 bandara Juanda baru bisa beraktivitas normal kembali, setelah pesawat Batavia Air berhasil dievakuasi.
Sumber: Jawa Pos, Minggu 14 Februari 2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar